Bahagia, Iman, dan Tanggung Jawab Sosial


Refleksi tentang kebahagiaan, iman, dan tanggung jawab sosial dalam perspektif Islam berdasarkan temuan Global Flourishing St

Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.

Pengamat, Dosen Pascasarjana UM Sumatera Barat

Selasa, 31 Maret 2026 | Opini

Karena itu, temuan GFS seharusnya tidak hanya dibaca sebagai prestasi, tetapi juga sebagai pengingat. Bahwa di balik kebahagiaan yang terukur, masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan. Bahwa iman yang menenteramkan hati harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyejahterakan kehidupan.

Pada akhirnya, kebahagiaan dalam Islam adalah perjalanan menuju Allah, yang ditempuh melalui dua jalan sekaligus: penguatan iman dan penegakan keadilan. Ia bukan sekadar rasa, tetapi juga tanggung jawab.

Dan kelak, kebahagiaan itu mencapai puncaknya ketika manusia kembali kepada Tuhannya dengan jiwa yang tenang: “Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai” (QS. Al-Fajr: 27–28). Di antara iman dan keadilan sosial itulah, kebahagiaan menemukan maknanya yang paling utuh.


Ilustrasi

Deskripsi Ilustrasi (Square):
Ilustrasi bergaya semi-realistis berbentuk persegi menampilkan dua sisi kehidupan: di satu sisi masyarakat tersenyum dengan nuansa hangat dan religius (masjid, orang beribadah), di sisi lain terlihat ketimpangan sosial seperti kemiskinan dan kesenjangan ekonomi. Di tengahnya terdapat cahaya yang melambangkan iman sebagai penghubung antara kebahagiaan batin dan keadilan sosial.

Caption:
“Kebahagiaan sejati lahir dari keseimbangan antara iman yang menenteramkan hati dan keadilan sosial yang menyejahterakan kehidupan.”

Halaman:
1 2

Oleh:
Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.
Pengamat, Dosen Pascasarjana UM Sumatera Barat

Pedoman Pemberitaan Media Siber & Hak Jawab
Mimbar Minang tunduk dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik serta Pedoman Pemberitaan Media Siber yang ditetapkan Dewan Pers. Apabila pembaca menemukan kekeliruan data atau bermaksud menyampaikan tanggapan dan hak koreksi, silakan hubungi redaksi melalui Kontak Redaksi.
Bagikan: