Ruangan Kecil Berisiko Besar: Saatnya Ruang Racik Obat Kita Punya "Otak" Sendiri


Opini mengenai pentingnya otomasi kendali suhu dan pencahayaan pada ruang racik obat menggunakan mikrokontroler dan algoritma

Muhamad Akrivastin Hawaari, Rahmat Rasyid, M.Si.

Mahasiswa dan Dosen pembimbing Program Sarjana Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas

Kamis, 30 Juli 2026 | Opini

*Penulis adalah mahasiswa dan dosen pembimbing Program Sarjana Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, serta peneliti sistem kontrol otomatis ruang racik obat berbasis algoritma PID.

Halaman:
1 2

Oleh:
Muhamad Akrivastin Hawaari, Rahmat Rasyid, M.Si.
Mahasiswa dan Dosen pembimbing Program Sarjana Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas

Pedoman Pemberitaan Media Siber & Hak Jawab
Mimbar Minang tunduk dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik serta Pedoman Pemberitaan Media Siber yang ditetapkan Dewan Pers. Apabila pembaca menemukan kekeliruan data atau bermaksud menyampaikan tanggapan dan hak koreksi, silakan hubungi redaksi melalui Kontak Redaksi.
Bagikan: