Sekaleng Susu Bayi Yang Tertahan Di Rumah Tuhan


Akmal Nasery Basral - Sosiolog, penulis, jurnalis

Akmal Nasery Basral

Sosiolog, penulis, jurnalis. Penerima Anugerah Sastra Andalas 2022 kategori Seniman/Budayawan Sosial

Jumat, 30 Januari 2026 | Opini

Bedanya dengan Tawana, Nikalei sudah lama menjadi pengeritik gereja-gereja superbesar (megachurches) yang disebutnya mengalami “kemunafikan sistemik”. Eksperimen dilakukan dengan menelpon hampir 50-an rumah ibadah. Nyaris seluruh gereja menolak membantu Nikalie dengan berbagai alasan birokratis.

“Bahkan jika seseorang benar-benar menipu gereja untuk mendapatkan susu bayi, risikonya masih jauh lebih kecil dibandingkan membiarkan seorang bayi benar-benar kelaparan.” —Nikalei Monroe

Tinjauan Sosiologis: Pengujian Audit

Eksperimen sosial Nikalie dan Tawana dalam sosiologi dikenal sebagai Audit Testing atau Field Experiment. Teknik Mystery Shopping digunakan untuk mengungkap kegagalan sistemik dalam merespon kebutuhan dasar manusia.

  • David Rosenhan (1973): Mengirim orang sehat ke RSJ untuk membuktikan bahwa label institusi lebih kuat dari kenyataan individu.
  • Darley & Batson (1973): Mahasiswa seminari yang sedang terburu-buru mengabaikan orang yang membutuhkan pertolongan, meski mereka akan berceramah tentang "Orang Samaria yang Baik Hati".
  • Devah Pager (2003): Mengungkap diskriminasi rasial dalam dunia kerja melalui kualifikasi pelamar yang identik.

Tiga referensi penelitian akademis di atas membuktikan bahwa “perkataan institusi” (misalnya: “Kami mencintai sesama”) seringkali berbeda dengan “sikap institusi” dalam menghadapi situasi nyata.

Secara sosiologis, ini mencerminkan benturan antara “Etika Keyakinan” (spontanitas kasih) versus “Etika Organisasi” (prosedur dan audit ketat).

Menarik menunggu apakah eksperimen serupa akan dilakukan di negara-negara mayoritas Muslim seperti Indonesia, Hindu di India, atau Buddha di Thailand. Setidaknya untuk membuktikan apakah fenomena ini hanya terjadi di Barat atau sudah menjadi tren global di era digital.

Jakarta, 26 Januari 2026

Halaman:
1 2

Oleh:
Akmal Nasery Basral
Sosiolog, penulis, jurnalis. Penerima Anugerah Sastra Andalas 2022 kategori Seniman/Budayawan Sosial

Pedoman Pemberitaan Media Siber & Hak Jawab
Mimbar Minang tunduk dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik serta Pedoman Pemberitaan Media Siber yang ditetapkan Dewan Pers. Apabila pembaca menemukan kekeliruan data atau bermaksud menyampaikan tanggapan dan hak koreksi, silakan hubungi redaksi melalui Kontak Redaksi.
Bagikan: