Palestina: Sejarah yang Disingkirkan, Keadilan yang Ditangguhkan


Esai opini tentang sejarah Palestina, konflik politik, dan ketidakadilan global yang ditulis oleh Shofwan Karim.

Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.

Pengamat, Penulis Esai, dan Dosen UM Sumbar

Selasa, 05 Mei 2026 | Kolom

Palestina kemudian tidak hanya menjadi konflik regional, tetapi juga ujian moral bagi peradaban modern. Ia mempertanyakan komitmen dunia terhadap nilai-nilai yang sering didengungkan: hak asasi manusia, keadilan, dan kemerdekaan.

Lebih jauh lagi, Palestina adalah cermin tentang bagaimana kekuasaan global bekerja. Bahwa tidak semua penderitaan mendapat perhatian yang sama. Bahwa tidak semua bangsa memiliki posisi tawar yang setara dalam menentukan nasibnya.

Di tengah semua itu, yang paling mengkhawatirkan bukan hanya konflik itu sendiri, melainkan normalisasi atas ketidakadilan. Ketika pengusiran dianggap sebagai konsekuensi politik, ketika penjajahan dipoles dengan bahasa keamanan, dan ketika penderitaan manusia direduksi menjadi statistik—di situlah nurani kemanusiaan sedang diuji.

Maka, berbicara tentang Palestina sejatinya bukan hanya membicarakan masa lalu. Ini adalah perbincangan tentang masa kini—tentang keberanian untuk menyebut ketidakadilan sebagai ketidakadilan, dan keberpihakan pada nilai yang seharusnya universal.

Sejarah Palestina mengingatkan kita bahwa sebuah bangsa mungkin bisa kehilangan tanahnya, tetapi tidak dengan mudah kehilangan ingatannya. Dan selama ingatan itu hidup, tuntutan akan keadilan tidak akan pernah benar-benar padam.

Pertanyaannya kini bukan lagi siapa yang paling benar dalam narasi sejarah, tetapi siapa yang berani berdiri di sisi keadilan. (*)

Halaman:
1 2

Oleh:
Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.
Pengamat, Penulis Esai, dan Dosen UM Sumbar

Bagikan:
Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.

Menuju Keabadian: Sketsa Perjalanan Manusia dalam...

Opini - 08 Oktober 2026

Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.

Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.

Kemaslahatan Multidimensi: Menenun Kesehatan Melalui...

Opini - 01 Oktober 2026

Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak semestinya berhenti sebagai seremoni keagamaan, tetapi menjadi momentum untuk mengh

Maulid Nabi dan Jalan Panjang Menghidupkan Keteladanan

Opini - 25 Agustus 2026

Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA

Opini Shofwan Karim mengenai pentingnya pendidikan sebagai sarana pembentukan negarawan dan penguatan kualitas kepemimpinan n

Menanam Negarawan, Merawat Republik

Opini - 05 Agustus 2026

Oleh: Shofwan Karim

Opini mengenai pentingnya otomasi kendali suhu dan pencahayaan pada ruang racik obat menggunakan mikrokontroler dan algoritma

Ruangan Kecil Berisiko Besar: Saatnya Ruang Racik Obat Kita...

Opini - 30 Juli 2026

Oleh: Muhamad Akrivastin Hawaari, Rahmat Rasyid, M.Si.