Yuhanes Bastian Roja di Tengah Erosi Kepedulian


H. Irman Gusman, SE., MBA. (Dok Ist)

H. Irman Gusman, SE., MBA.

Senator/Anggota DPD RI 2024-2029; Ketua DPD RI 2009-2016

Rabu, 11 Februari 2026 | Opini

Kematian YBR harus menjadi tragedi kemanusiaan terakhir akibat kelalaian semua pihak dan memudarnya kepedulian sosial di tengah gemerlap kemewahan hidup sebagian warga bangsa. Tapi yang mati bukan hanya seorang Yohanes Bastian Roja. Yang mati adalah kepekaan kita untuk memperhatikan kondisi sesungguhnya dari warga bangsa yang terpinggirkan dan terlupakan.

Selama mata hati kita masih buta, maka selama itu pula warga bangsa yang hidup dalam kondisi seperti keluarga YBR akan terus terlupakan. Pepatah Tiongkok kuno katakan: “Kemiskinan bukanlah sesuatu yang memalukan; kemiskinan hanya membuktikan kurangnya upaya untuk keluar dari situ.” Jadi, kalau masih ada kemiskinan di negeri ini, itu berarti negara belum cukup berupaya untuk keluarkan warganya dari situ.


Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan.

Disclaimer: Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Mimbar Minang soal isu-isu terkait.

Halaman:
1 2 3

Oleh:
H. Irman Gusman, SE., MBA.
Senator/Anggota DPD RI 2024-2029; Ketua DPD RI 2009-2016

Bagikan:
Refleksi tentang kebahagiaan, iman, dan tanggung jawab sosial dalam perspektif Islam berdasarkan temuan Global Flourishing St

Bahagia, Iman, dan Tanggung Jawab Sosial

Opini - 31 Maret 2026

Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.

Artikel oleh Dr. Shofwan Karim yang membahas hakikat fitrah, ketenangan hati, dan relevansi pemikiran tasawuf modern Buya Ham

Pesan Hamka, Ramadhan dan Idul Fitri Dibawa Sepanjang Tahun

Kolom - 26 Maret 2026

Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.