Maka Idul Fitri yang sesungguhnya bukan hanya soal baju baru, ketupat, dan saling memaafkan. Ia adalah momen kembali kepada fitrah: membersihkan batin, memperbarui niat, dan melanjutkan hidup dengan keseimbangan — antara dunia dan akhirat, antara ibadah dan ikhtiar, antara hati yang tenang dan tangan yang terus bekerja.
Itulah pesan Hamka. Itulah pesan Ramadhan dan Idul Fitri yang — semoga — kita bawa sepanjang tahun.*
Oleh:
Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.
Pengamat, Dosen Pascasarjana UM Sumatera Barat
Bahagia, Iman, dan Tanggung Jawab Sosial
Opini - 31 Maret 2026
Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.
Boleh Berbeda, Tetap dalam Kebersamaan
Kolom - 21 Maret 2026
Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.