Maka Idul Fitri yang sesungguhnya bukan hanya soal baju baru, ketupat, dan saling memaafkan. Ia adalah momen kembali kepada fitrah: membersihkan batin, memperbarui niat, dan melanjutkan hidup dengan keseimbangan — antara dunia dan akhirat, antara ibadah dan ikhtiar, antara hati yang tenang dan tangan yang terus bekerja.
Itulah pesan Hamka. Itulah pesan Ramadhan dan Idul Fitri yang — semoga — kita bawa sepanjang tahun.*
Oleh:
Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.
Pengamat, Dosen Pascasarjana UM Sumatera Barat
Menuju Keabadian: Sketsa Perjalanan Manusia dalam...
Opini - 08 Oktober 2026
Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.
Kemaslahatan Multidimensi: Menenun Kesehatan Melalui...
Opini - 01 Oktober 2026
Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.
Maulid Nabi dan Jalan Panjang Menghidupkan Keteladanan
Opini - 25 Agustus 2026
Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA
Ruangan Kecil Berisiko Besar: Saatnya Ruang Racik Obat Kita...
Opini - 30 Juli 2026
Oleh: Muhamad Akrivastin Hawaari, Rahmat Rasyid, M.Si.