Pesan Hamka, Ramadhan dan Idul Fitri Dibawa Sepanjang Tahun


Artikel oleh Dr. Shofwan Karim yang membahas hakikat fitrah, ketenangan hati, dan relevansi pemikiran tasawuf modern Buya Ham

Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.

Pengamat, Dosen Pascasarjana UM Sumatera Barat

Kamis, 26 Maret 2026 | Kolom

Maka Idul Fitri yang sesungguhnya bukan hanya soal baju baru, ketupat, dan saling memaafkan. Ia adalah momen kembali kepada fitrah: membersihkan batin, memperbarui niat, dan melanjutkan hidup dengan keseimbangan — antara dunia dan akhirat, antara ibadah dan ikhtiar, antara hati yang tenang dan tangan yang terus bekerja.

Itulah pesan Hamka. Itulah pesan Ramadhan dan Idul Fitri yang — semoga — kita bawa sepanjang tahun.*

Halaman:
1 2

Oleh:
Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.
Pengamat, Dosen Pascasarjana UM Sumatera Barat

Bagikan:
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak semestinya berhenti sebagai seremoni keagamaan, tetapi menjadi momentum untuk mengh

Maulid Nabi dan Jalan Panjang Menghidupkan Keteladanan

Opini - 25 Agustus 2026

Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA

Opini Shofwan Karim mengenai pentingnya pendidikan sebagai sarana pembentukan negarawan dan penguatan kualitas kepemimpinan n

Menanam Negarawan, Merawat Republik

Opini - 05 Agustus 2026

Oleh: Shofwan Karim

Opini mengenai pentingnya otomasi kendali suhu dan pencahayaan pada ruang racik obat menggunakan mikrokontroler dan algoritma

Ruangan Kecil Berisiko Besar: Saatnya Ruang Racik Obat Kita...

Opini - 30 Juli 2026

Oleh: Muhamad Akrivastin Hawaari, Rahmat Rasyid, M.Si.

Air mata Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 menjadi simbol dedikasi, keikhlasan, dan akhir sebuah era. Simak refleksi filo

Tangis Ronaldo dan Pelajaran Ikhlas dari Piala Dunia 2026:...

Opini - 11 Juli 2026

Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, B.A., M.A.