Minangkabau Tak Perlu Turun Kelas Menanggapi Abu Janda


Minangkabau memiliki tradisi intelektual panjang yang melahirkan banyak tokoh besar bangsa. Polemik dengan figur publik yang

Dewi Kartika

Ibu Rumah Tangga

Sabtu, 30 Mei 2026 | Opini

Minangkabau telah membuktikan dirinya selama puluhan bahkan ratusan tahun sebagai tanah yang melahirkan pemikiran besar. Oleh karena itu, ketika berhadapan dengan kontroversi yang miskin substansi, sikap yang paling bijak mungkin bukan membalas, melainkan melanjutkan tradisi berpikir yang telah membuat Minangkabau dihormati hingga hari ini.

Sebab pada akhirnya, masyarakat yang matang tidak diukur dari seberapa sering mereka bereaksi terhadap provokasi, melainkan dari kemampuannya menentukan mana yang layak diberi perhatian dan mana yang cukup dibiarkan berlalu.

Halaman:
1 2

Oleh:
Dewi Kartika
Ibu Rumah Tangga

Bagikan:
Air mata Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 menjadi simbol dedikasi, keikhlasan, dan akhir sebuah era. Simak refleksi filo

Tangis Ronaldo dan Pelajaran Ikhlas dari Piala Dunia 2026:...

Opini - 11 Juli 2026

Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, B.A., M.A.

Artikel Shofwan Karim tentang transformasi kebudayaan sebagai soft power dalam membangun peradaban dunia yang damai, inklusif

Pesona Budaya: Transformasi Kuasa Lunak Menuju Peradaban...

Opini - 22 Juni 2026

Oleh: Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA.