Kunjungan ke Gunuang Omeh ini menjadi penegasan pentingnya integrasi antara perpustakaan, kearsipan, dan museum dalam merawat sejarah. Kawasan Gunuang Omeh memiliki nilai historis yang sangat tinggi dalam perjalanan bangsa karena pernah menjadi basis pertahanan sekaligus pusat pemerintahan darurat saat agresi militer Belanda melumpuhkan ibu kota Yogyakarta.
Melalui kunjungan ini, Perpusnas berkomitmen untuk terus mendorong perpustakaan daerah agar tidak sekadar menjadi tempat meminjam buku. Perpustakaan harus bertransformasi menjadi pusat inkubasi pengetahuan, pendukung utama riset sejarah lokal, dan ruang pemberdayaan masyarakat berbasis inklusi sosial.
Penulis: Nendo Putra
Editor: Feni Efendi