BANDAR LAMPUNG, MimbarMinang.com -- Pekan ke-23 kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 menghadirkan kenyataan pahit bagi skuad Semen Padang FC. Bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Selasa (24/2/2026) malam, tim berjuluk Kabau Sirah tersebut harus menelan kekalahan telak dengan skor 0-4.
Kekalahan ini membuat posisi Semen Padang FC semakin terpuruk di zona degradasi. Dengan raihan 16 poin dari 23 pertandingan, Kabau Sirah tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara. Mereka terpaut jarak dua poin dari PSBS Biak yang berada di peringkat ke-15 sebagai batas aman, dan hanya unggul tiga poin dari Persis Solo di posisi juru kunci.
Skuad Pincang Sejak Awal
Semen Padang FC datang ke Lampung dengan kondisi skuad yang pincang. Tim asuhan pelatih Dejan Antonic ini harus kehilangan sejumlah pilar utama yang selama ini menjadi motor penggerak permainan. Ketidakhadiran bek tangguh Angelo Meneses, pengatur serangan Alhassan Wakaso, hingga ujung tombak Guillermo Fernandez membuat Semen Padang tampak kesulitan mengembangkan ritme permainan sejak peluit pertama.
Kronologi Pertandingan
Petaka bagi skuad tamu dimulai ketika wasit memberikan keputusan penalti yang kontroversial untuk Bhayangkara FC. Moussa Sidibe yang maju sebagai algojo sukses menyarangkan bola ke gawang pada menit ke-27, membawa tuan rumah unggul 1-0.
Upaya Semen Padang untuk mengejar ketertinggalan justru berujung bencana. Pada menit ke-35, gelandang andalan mereka, Boubakary Diarra, harus diganjar kartu kuning kedua oleh wasit setelah sebelumnya menerima kartu kuning pertama pada menit ke-21. Bermain dengan 10 pemain, Semen Padang semakin kedodoran.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC yang berada di bawah racikan taktik Paul Christopher Munster semakin leluasa mendikte alur pertandingan. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan sangat efektif. Ryo Matsumura berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-50. Hanya berselang tiga menit, Moussa Sidibe kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-53. Pesta gol tuan rumah ditutup oleh aksi Bernard Henri Cedric Doumbia pada menit ke-74.
Kekalahan telak 0-4 ini menjadi kekalahan ke-15 bagi Semen Padang pada musim kompetisi ini. Sebaliknya, kemenangan mengangkat Bhayangkara FC ke peringkat lima klasemen dengan raihan 35 poin, setara dengan Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang yang belum bermain di pekan ke-23. (Red)