PADANG - Pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat awal tahun ini, krisis air bersih masih menjadi persoalan serius yang belum sepenuhnya teratasi hingga Minggu (25/1/2026).
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga fasilitas umum seperti masjid dan pondok pesantren. Pengamat Lingkungan Universitas Andalas menyoroti risiko kesehatan yang mengintai, terutama penyakit kulit dan pencernaan, jika pasokan air bersih tidak segera stabil.
"Pemerintah daerah harus memprioritaskan perbaikan jaringan pipa PDAM yang putus. Bantuan air tangki sifatnya hanya sementara, tidak bisa menjangkau kebutuhan sanitasi dasar jangka panjang," tegasnya.
Penulis: Nendo Putra
Editor: Fajar
Sumber: Padang Ekspres