Kota Tua Padang Bersolek Sambut Imlek 2026, Perayaan Disinergikan dengan Penyambutan Ramadhan sebagai Simbol Toleransi

Jumat, 20 Februari 2026, 06:00 WIB | Seni & Budaya | Kota Padang

PADANG, MimbarMinang.com -- Bangunan-bangunan khas di kawasan Kota Tua Kota Padang, Sumatera Barat, bersolek menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/2/2026). Suasana meriah terlihat di sepanjang jalan kawasan bersejarah tersebut dengan ornamen khas bernuansa merah dan kuning mendominasi pemandangan.

Pantauan di sepanjang Jalan Kota Tua Padang yang terdapat sejumlah kuil-kuil tua menunjukkan berbagai ornamen khas Imlek telah dipasang dengan rapi. Sejumlah gerbang jalan dan gerbang kuil di sana sudah dirias sedemikian rupa untuk menyambut perayaan pergantian tahun dalam kalender lunar Tiongkok.

Ribuan Lampion Merah Hiasi Kawasan

Ribuan lampion berbentuk bulat berwarna merah dipasang di kawasan Kota Tua sehingga membuat suasana di sana tampak sangat meriah. Pemerintah Indonesia telah meluncurkan tema serta logo Imlek Nasional 2026 yang berangkat dari elemen kuda api, selaras dengan Shio Kuda 2026. Gambar shio kuda juga terpasang di sisi kiri dan kanan jalan di kawasan tersebut.

Baca juga: Polda Sumbar Selidiki Kasus Video VCS yang Diduga Melibatkan Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang

Sinergi Imlek dan Ramadhan

Hal menarik dari perayaan Imlek di Kota Padang tahun ini adalah sinerginya dengan penyambutan awal bulan Ramadhan bagi kaum muslimin. Tema penyambutan Imlek 2026 secara khusus disinergikan dengan momentum menyambut bulan suci sebagai bentuk toleransi beragama yang menjadi ciri khas kota ini.

Kebetulan tahun ini perayaan Imlek dan awal Ramadhan berjarak sangat dekat, bahkan hampir bersamaan. Hal ini menjadi momentum langka yang memperkuat semangat kerukunan antarumat beragama di Kota Padang. Warga dari berbagai latar belakang etnis dan agama tampak saling menghormati dan merayakan momen masing-masing dengan penuh toleransi.

Kawasan Kota Tua Padang sendiri merupakan salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya yang semakin diminati wisatawan. Kehadiran ornamen Imlek yang berpadu dengan suasana menjelang Ramadhan menjadikan kawasan ini semakin semarak dan menjadi bukti nyata keberagaman yang hidup harmonis di Ranah Minang. (Red)

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Barat Daya Agam Sumatera Barat, Getaran Terasa hingga Bukittinggi dan Mentawai

Penulis: Niksen
Editor: Feni Efendi
Sumber: ANTARA

Bagikan: